The fasting monkey
Once
upon a time there was a sage who had an ashram
in the forest, daily they held spiritual discourses and many people from
the village would attend. As usual, spiritual discourses were going on and the
topic for the day was fasting. The sage was explaining the importance of
fasting in religion.
Sitting
on a nearby tree branch was a monkey. He was listening to the discourse about
fasting. He came to find out that by observing fasts one can accumulate great
merits.
One
day he decided, “I want to fast and accumulate merits too.” The perfect day
arrived and observed a fast. All they he passed time by sitting on the tree and
turning the rosary chanting, Ram Ram. Soon the sunset and it began to get dark.
Time flew by and it was already night time before he knew it. He couldn’t
handle the fast anymore and started starving. He could no longer focus on God.
Obviously, because he’s a monkey!
All
types of thoughts started running through the monkey’s head, “If I wait until
tomorrow morning, I’ll starve to death. I won’t have the strength to search for
any food. Forget it, I’ll just find something to eat right now.”
Searching
around he found some food and put it on the tree at a distance. Again, he
started chanting god’s name, Ram Ram. Again he started to think to himself, “If
I wait until tomorrow morning I won’t even be able to walk. How will I be able
to reach that food?” he retrieved the food and put it near his feet. Again, he
started chanting God’s name. Remember my friends, this is a monkey. Do monkeys
ever sit still? He thought to himself, “By morning my hands will become weak
too. I won’t even be able to put a morsel of food in my mouth.
Thus,
he decided to put all of the food in his mouth at the same time. With his mouth
full he realized he wouldn’t be able to chant God’s name. he started chewing
the food. As soon as you know it had finished eating and fell sound asleep.
Moral
: Friends, when we fast we should have it fixed in our minds that, “I want to
complete this fast no matter what happens.” Don’t be like the monkey. Who had a
weak mind, and broke his fast. Be strong!!!!
MONYET
PUASA
Pada suatu hari ada seorang bijak yang memiliki
ashram di hutan. Setiap hari mereka mengadakan wacana spiritual dan banyak
orang dari desa akan hadir. Seperti biasa , wacana spiritual yang terjadi dan
topik untuk hari berpuasa . Bijak itu menjelaskan pentingnya puasa dalam agama
.
Duduk di cabang pohon terdekat adalah monyet . Dia
mendengarkan wacana tentang puasa . Dia datang untuk mengetahui bahwa dengan
menjalankan puasa seseorang dapat mengumpulkan manfaat besar .
Suatu hari ia memutuskan , " Aku ingin puasa
dan m engumpulkan pahala juga. " Hari yang sempurna tiba dan ia pun
menjalankan puasa. Setiap mereka melewati waktu dengan duduk di pohon dan
memutar nyanyian rosario , Ram Ram . Segera matahari terbenam dan mulai gelap .
Waktu terbang oleh dan itu sudah malam hari sebelum ia tahu itu . Dia tidak
bisa menangani puasa lagi dan mulai kelaparan . Dia tidak bisa lagi fokus pada
Tuhan . Jelas, karena dia monyet !
Semua jenis pikiran mulai berjalan melalui kepala
monyet , " Jika saya menunggu sampai besok pagi , aku akan mati kelaparan
. Saya tidak akan memiliki kekuatan untuk mencari makanan . Lupakan saja , aku
hanya akan menemukan sesuatu untuk dimakan sekarang. "
Cari di sekitar ia menemukan beberapa makanan dan
meletakkannya di pohon di kejauhan . Sekali lagi , ia mulai meneriakkan nama
Tuhan, Ram Ram . Sekali lagi ia mulai berpikir untuk dirinya sendiri , "
Jika saya menunggu sampai besok pagi aku bahkan tidak akan bisa berjalan .
Bagaimana saya akan dapat mencapai makanan itu? " Ia mengambil makanan dan
meletakkannya di dekat kakinya . Sekali lagi , ia mulai meneriakkan nama Allah
. Ingat teman-teman saya , ini adalah monyet . Apakah monyet pernah duduk diam
? Ia berpikir , "Dengan pagi tangan saya akan menjadi lemah juga. Aku
bahkan tidak akan mampu menempatkan sepotong makanan di mulut saya .
Jadi , ia memutuskan untuk menempatkan semua
makanan di mulutnya pada saat yang sama . Dengan mulut penuh ia menyadari bahwa
ia tidak akan mampu untuk menyebut nama Allah . ia mulai mengunyah makanan .
Segera setelah Anda tahu itu telah selesai makan dan tertidur pulas .
Moral : Teman-teman, ketika kita berpuasa kita harus memilikinya tetap dalam pikiran kita bahwa , " . Aku ingin menyelesaikan puasa apa pun yang terjadi " Jangan seperti monyet . Yang memiliki pikiran yang lemah , dan berbuka puasa nya . Jadilah kuat! !
Moral : Teman-teman, ketika kita berpuasa kita harus memilikinya tetap dalam pikiran kita bahwa , " . Aku ingin menyelesaikan puasa apa pun yang terjadi " Jangan seperti monyet . Yang memiliki pikiran yang lemah , dan berbuka puasa nya . Jadilah kuat! !


Tidak ada komentar:
Posting Komentar